Construction of recombinant sox2-encoding plasmids that regulate pluripotency of breast cancer stem cells from indonesian patient

A therapy development with recombinant protein is a new and potential innovation to destroy
cancer stem cells (CSCs). Various ways of killing CSCs include the provision of polyvalent antiprotein
antibodies that code pluripotency. Therefore, it takes a mixture of Oct-4, c-Myc, Sox2, and
Klf4 protein antigens that can stimulate the formation of polyvalent antibodies. This study aimed to
construct Sox2 recombinant by identifying the target genes by reverse transcriptase PCR and then
arranging their designs to be inserted into the cloning vector pET101/D-TOPO®. The target gene was
developed by finding the complete sequences of Sox2 nucleotides on the NCBI GenBank. The growth
on LB-ampicillin agar plates was amplified by PCR to obtain colonies with pET101/D-TOPO®
vectors and inserts of the pluripotent gene of CSCs, then the PCR results were observed through
electrophoresis. A total of fifteen colonies have DNA bands with a base pair of about 300 bp in length.
The recombinant clones produced Sox2 genes with a base length of 330 bp.

PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai pendidikan nilai, pendidikan budi
pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan
kemampuan peserta didik untuk memberikan keputusan baik-buruk, memelihara
yang baik, dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan
sepenuh jiwa dan raga. Selama ini pendidikan karakter di sekolah terintergrasi
pada bidang studi agama, dan bidang studi Pendidikan Kewarganegaraan (PPkn),
belumadapegangankhususbagigurudalammengajarkanpendidikankarakter,
dan belum ada model yang pas agar peserta didik dapat meningkatkan kecerdasan
emosinya. Kecerdasan emosi merupakan bekal penting dalam mempersiapkan
anak menyosong masa depan, sehingga diharapkan siswa lebih mudah dan
berhasil mengahadapi segala macam tantangan kehidupan, termasuk tantangan
untukberhasil secara akademis.Buku ini mengupas tentang 9 indikator pendidikan karakteryangberasaldarinilai-nilailuhuruniversal(CintaTuhan,Kemandirian
dan Tanggung Jawab, Kejujuran, Hormat dan Santun, Dermawan, Percaya Diri
dan Pekerja Keras, Kepemimpinan dan Keadilan, Baik dan rendah hati, Toleransi,
KedamaiandanKesatuan).Kesembilanpilarkarakter tersebut,diajarkansecara
sistematis dalam model pendidikan holistik menggunakan metode knowingthe
good, feeling the good, dan acting the good.