Objectives
The aim of this study was to determine the predisposing, enabling and reinforcing factors associated with electronic cigarette (ecigarette) use among high school students in Jakarta, Indonesia.
Methods
This cross-sectional study took place in eight high schools in Jakarta, Indonesia. A total of 767 students were recruited by multistage
cluster random sampling. Bivariate and multivariate statistical analyses were employed to determine the associations between sociodemographic, predisposing, reinforcing and enabling factors and e-cigarette use.
Results
Respondents were 54.1% male and the mean age was 16 years old [standard deviation (SD): 1.02]. In this sample, 32.2% of students (n
= 247) had ever used e-cigarettes and 11.8% of students were e-cigarette users (n = 90). Several measured factors were positively
associated with e-cigarette use, including: current smoking of conventional cigarettes [odds ratio (OR): 2.06]; perception that e-cigarettes
are less addictive than conventional cigarettes (OR: 1.98); perception that e-cigarettes do not cause cancer (OR: 2.38); parental
acceptance of e-cigarette use (OR: 3.80); and having enough money to buy e-cigarettes (OR: 3.24). The only variable found that was
negatively associated with e-cigarette use was teacher’s use of e-cigarettes (OR: 0.34).
Conclusions
This study found that student social influences, perceptions about and accessibility to e-cigarettes were significantly positively
associated with e-cigarette use among high school students in Jakarta, Indonesia. This study highlights the importance of educating
students, their parents and teachers regarding safety and potential health hazards of using e-cigarettes. Efforts to implement and
enforce youth access restrictions on e-cigarettes in Indonesia are crucial to preventing further uptake of these products.
Author: Panduan Skripsi
Biotechnology in Veterinary Medicine
In various areas of medicine biotechnology is consider as already established approach, but to revolutionize veterinary
practice with the potential in veterinary medicine field it has only begun to emerge. For animal breeding and veterinary medicine
it has proposed new dimensions with the continuous growth of modern biotechnology. To discard any possible genetic disorder i t
ultimately permits to consequently and detect through genome analysis of important breeding species. It can also detect more
reliably and easily the infectious diseases. With improved productivity and health it opens the possibility to generate animals with
the production of transgenic livestock and it introduced a less time taking program of breeding.
THE INFLUENCE OF ACADEMIC CULTURE AND TASK COMMITMENT TOWARD LECTURERS’ INNOVATIVENESS
This study aims to investigate the academic culture and task commitment toward lecturers’ innovativeness.
Quantitative survey methods were adopted. To collecting the data, a questionnaire and path analysis were used. Two
hundred fifteen lecturers at several universities in Jakarta (Indonesia) participated in the study. The results indicate
that many academic cultures positively give direct influences to lecturers’ innovativeness, and task commitment
positively gives direct influences to lecturers’ innovativeness. The study concludes that training and mastery of the
use of media are needed to improve the competence and innovation of lecturers in conducting scientific research.
PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai pendidikan nilai, pendidikan budi
pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan
kemampuan peserta didik untuk memberikan keputusan baik-buruk, memelihara
yang baik, dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan
sepenuh jiwa dan raga. Selama ini pendidikan karakter di sekolah terintergrasi
pada bidang studi agama, dan bidang studi Pendidikan Kewarganegaraan (PPkn),
belumadapegangankhususbagigurudalammengajarkanpendidikankarakter,
dan belum ada model yang pas agar peserta didik dapat meningkatkan kecerdasan
emosinya. Kecerdasan emosi merupakan bekal penting dalam mempersiapkan
anak menyosong masa depan, sehingga diharapkan siswa lebih mudah dan
berhasil mengahadapi segala macam tantangan kehidupan, termasuk tantangan
untukberhasil secara akademis.Buku ini mengupas tentang 9 indikator pendidikan karakteryangberasaldarinilai-nilailuhuruniversal(CintaTuhan,Kemandirian
dan Tanggung Jawab, Kejujuran, Hormat dan Santun, Dermawan, Percaya Diri
dan Pekerja Keras, Kepemimpinan dan Keadilan, Baik dan rendah hati, Toleransi,
KedamaiandanKesatuan).Kesembilanpilarkarakter tersebut,diajarkansecara
sistematis dalam model pendidikan holistik menggunakan metode knowingthe
good, feeling the good, dan acting the good.
Keterampilan Mendongeng
PRAKATA
Alhamdulillah, buku Keterampilan Mendongeng dapat selesai atas nikmat dan rahmat dari
Allah swt yang telah memberi kekuatan dan nikmat
sehat kepada tim penulis untuk menyelesaikan
buku ini. Walau dalam penyusunannya mengalami
berbagai hambatan, semoga dapat dijadikan
semangat untuk menerbitkan buku berikutnya.
Buku Keterampilan Mendongeng penulis
buat sebagai rasa cinta kepada anak-anak
Indonesia dan rasa peduli penulis kepada orang
tua atau guru agar memberikan cerita terbaik
untuk anak-anaknya. Walau sebagian orang
mengatakan mendongeng itu sulit, semoga
melalui buku ini menjadikan mendongeng
itu mudah. Mendongeng tidak hanya ketika
menunggu malam hari, ketika mengantarkan
anak-anak kita tidur, tetapi mendongeng dapat
dilakukan kapanpun dan di manapun.
Buku Keterampilan Mendongeng ini berisi
materi media dan waktu mendongeng, teknik
Prakata | i
ii | Keterampilan Mendongeng
menulis cerita, dan teknik mendongeng. Pada
media mendongeng, akan diuraikan media buku
dan nonbuku yang digunaka untuk mendongeng,
baik menggunakan boneka, gambar, atau papan
flanel. Buku ini juga memberikan wadah bagi
orang tua atau guru yang suka mendongeng
tetapi sulit mendokumentasikannya. Wadah
tersebut adalah teknik menulis cerita melalui
cerita sehari-hari yang didengar, dirasakan, dan
dilihat bersama anak, sehingga dapat dijadikan
pesan moral yang bermanfaat. Selain itu, buku ini
juga memberikan teknik mendongeng dengan
suara besar dan suara kecil, kemudian gestur
dan mimik ketika mendongeng. Semoga buku ini
membawa manfaat bagi pembacanya.
Penulisan buku ini tak dapat terealisasi
tanpa dukungan, motivasi, dan doa dari
berbagai pihak. Penulis ucapkan kepada Rektor
UHAMKA yang telah memotivasi penulis dalam
penyelesaian buku ini. Dekan dan para Wakil
Dekan FKIP UHAMKA yang telah memberikan
ruang dan kesempatan kepada penulis untuk
berkreativitas. Ketua dan Sekretaris Program
Hakikat Mendongeng | iii
Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,
yang telah mengizinkan kami mengembangkan
kreativitas tanpa batas.
Tak lupa penulis ucapkan terima kasih
kepada Bunda Lelly (begitu kami menyapanya)
selaku Ketua LPPM yang telah memberi
kesempatan kepada penulis untuk membuat
buku Keterampilan Mendongeng ini sebagi bukti
luaran hasil pengabdian kami di PAUD dan TK
Aisyiyah di Jakarta Selatan.
Doa, motivasi, dan dukungan tanpa batas
yang diberikan kepada keluarga penulis. Rasanya
tak cukup hanya ucapan terima kasih karena
adanya buku ini atas pengorbanan mereka yang
luar biasa yang telah mengizinkan kami untuk
bekerja di luar.
Determination of LC50 value of Nicotiana tabacum L. extract against Gryllus bimaculatus imago and Galleria mellonella larvae
Replacement of synthetic pesticide with natural pesticide is highly demanding because it is more
environmentally friendly. Tobacco is majorly exploited for cigarettes production. Therefore, it needs to be developed for
other alternative products, one of which is insecticide due to nicotine content and other toxic compounds. This research
aimed to determine the effectiveness of tobacco as an insecticide for Galleria mellonella and Gryllus bimaculatus. The
raw material used in this study was the leaf extract of Nicotiana tabacum L., var. Virginia that was obtained by Ethanolic
Heat Reflux Extraction (EHRE) technique. After testing on the insects, LC50 values were 36.6 mg/ml for Galleria
mellonella and 38.5 mg/ml for Gryllus bimaculatus.
Extraction and Antioxidant Activity Test of Black Sumatran Incense
Benzoin absolute essential oil is a high-value oleoresin derived from the dried sap of the Styrax benzoin tree.
One type of Styrax benzoin traded in Indonesia is black Sumatran incense. Reflux extraction method with ethanol is used
to gain the benzoin absolute essential oil. The purpose of this study is to investigate the antioxidant activity of benzoin
absolute essential oil produced using ethanol reflux extraction. Antioxidant test showed that black Sumatran Incense has
active antioxidant properties with IC50 value is 90.03; the antioxidant activity shows potential alternative utilization of
this essential oil industry, especially those derived from incense resin and its derivatives.
ROSELLA FLOWER (Hibiscus sabdariffa L.) EXTRACT DRYING THROUGH MICROENCAPSULATION OF SPRAY DRYING METHOD WITH MALTODEXTRIN
ROSELLA FLOWER (Hibiscus sabdariffa L.) EXTRACT DRYING THROUGH
MICROENCAPSULATION OF SPRAY DRYING METHOD WITH MALTODEXTRIN http://repository.uhamka.ac.id/790/1/234-73-7037-1-10-20190521.pdf
KOMBINASI TRIETANOLAMIN STEARAT DAN SETIL ALKOHOL DALAM STABILITAS FISIK KRIM M/A EKSTRAK Psidium guajava L.
KOMBINASI TRIETANOLAMIN STEARAT DAN SETIL
ALKOHOL DALAM STABILITAS FISIK KRIM M/A EKSTRAK
Psidium guajava L. http://repository.uhamka.ac.id/791/1/188-760-1-PB.pdf
Pembelajaran Kontekstual dengan Saintifik Inkuiri untuk Meningkatkan Literasi dan Sikap Sains Siswa
Pembelajaran Kontekstual dengan Saintifik Inkuiri untuk
Meningkatkan Literasi dan Sikap Sains Siswa http://repository.uhamka.ac.id/792/1/%28222-227%29V8N10CT.pdf