Pembuatan Sirup Jahe Merah dan Pemafaatannya dalam Kesehatan
Pengurus Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pondok Bambu, Jakarta timur,memiliki anggota dengan
rentang usia berkisar 30 hingga 70 tahun. Beberapa waktu yang lalu pernah diadakan pelatihan penanaman
jahe oleh pihak lain di lingkungan RPTRA Pondok Bambu, namun tidak ada tindak lanjut dari kegiatan
tersebut, sehingga tanaman jahe tidak terawat dengan baik. Anggota PKK ini sudah terbiasa memanfaatkan
obat tradisional jahe untuk menjaga kesehatan, namun pengolahannya baru sebatas pengetahuan secara turuntemurun.
Sebagai pendidik dan praktisi di bidang farmasi, maka kami merasa memiliki kewajiban untuk
memberikan tambahan ilmu pengetahuan terkait cara pengolahan dan pemanfaatan jahe untuk kesehatan secara
benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota PKK
tentang jahe, meningkatkan keterampilan dalam mengolah jahe menjadi produk sirup dengan harapan dapat
meningkatkan kesehatan serta dapat memanfaatkan pengetahuan tersebut untuk menjalankan usaha pembuatan
sirup agar dapat meningkat perekonomian warga. Kegiatan ini dilaksanan di RPTRA Pondok Bambu Berseri.
Pada kegiatan ini digunakan metode penyuluhan interaktif dan demonstrasi. Hasil evaluasi dari kegitan
menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu-ibu PKK ini terkat cara pengolahan sirup jahe dan secara langsung
merasakan manfaat jahe.
http://repository.uhamka.ac.id/783/1/3080-217-6979-1-10-20190514.pdf